HASIL FOLLOW UP KOTAK SARAN DPM :)

Hasil Follow up kotak saran DPM

01 Sebaiknya perwalian menggunakan system online.
 Tidak mungkin, karena pada saat perwalian anda selaku mahasiswa diharuskan bertemu dengan dosen wali atau AA yang telah ditentukan. Disarankan menggunakan Email, apabila mengalami kesulitan untuk perwalian, dengan mengkonfirmasikan dahulu kepada dosen wali atau AA yang bersangkutan.
02 Diharapkan agar nilai-nilai ujian tidak terlalu lama keluar atau segera dimuat di my.ubaya.ac.id.
 Untuk nilai UTS dan UAS, sudah dihimbau kepada dosen-dosen untuk segera mengimput dengan batas waktu yang ditentukan oleh Wakil Dekan I. Yaitu untuk UTS tanggal 16 juni 2012. Dan untuk UAS sudah pasti tidak mengalami keterlambatan, karena apabila mengalami keterlambatan maka pada saat pembagian KHS nilai anda akan tertulis K, atau tidak ada. Dan dengan demikian maka Dosen pasti akan mendapatkan surat teguran dari kami.
03 Pengimputan mata kuliah dilakukan pada siang hari.
 Hal ini sudah di sosialisasikan sebelumnya, dan mendapat kesepatakan tetap menggunakan waktu yang sebelumnya, dan di sepakati bersama.
04 Diharapkan gazebo yang ada di Farmasi diperhatikan kebersihan serta atap gazebo yang bocor dapat mengganggu aktivitas mahasiswa yang ada di gazebo.
 Akan di tidak lanjuti.
05 diadakan sosialisasi kebersihan lingkungan kampus untuk meningkatkan keperdulian akan kebersihan yang ada di lingkungan kampus( seperti di dalam kelas, di depan kelas, gasebo dll).
 Akan di tindak lanjuti.
06 Dibuatkan larangan bebas rokok pada lingkungan Fakultas Farmasi.
 Akan di tindak lanjuti.
07 Agar ditingkatkan suasana kondusif selama kegiatan perkuliahan di dalam kelas (seperti LCD, microphone, dsb yang sering rusak) sebagai penunjang kegiatan perkuliahan yang di dalam kelas.
 Akan di follow up kepada Wakil Dekan II, inu Dini.
08 Diharapkan untuk kelas pengganti ditiadakan jika dosen berhalangan hadir dan materi tersebut tidak diikutsertakan ke dalam ujian.
 Hal tersebut tidak bisa dilakukan, karena sesuai dengan peraturan DIKTI, dimana harus ada pertemuan atau tatap muka sebanyak 14-16 kali.
09 Jika ada 2 atau lebih dosen yang mengasuh mata kuliah tertentu agar disamakan sebelumnya pendapatnya mengenai materi-materi yang diajarkan agar tidak menjadi rancu dan membingungkan mahasiswa.
 Akan di follow up pada dosen yang bersangkutan.
10 Diharapkan juga bagi dosen-dosen agar pemberian tugas frekuensi yang berlebihan membuat mahasiswa binggung dalam memprioritaskan tugas yang diberikan.
 Adanya ketentuan untuk tugas mendapatkan bobot penilaian, yaitu sebesar 20% bagi tiap matak kuliah berdasarkan ketentuan dari dosen pengasuh, dan seharusnya itu menjadi kemudahan bagi Mahasiswa. Dan setiap orang yang mangambil mata kuliah apapun pasti akan mendapatkan tugas yang sama dan adil. Dan itu sudah menjadi kewajiban anda, karena tugas juga merupakan salah satu cara belajar mandiri untuk mendidik anda menjadi lebih baik.
11 Diadakan semester pendek atau ujian ulang/perbaikan bagi mahasiswa/i yang memperoleh nilai kurang baik.
 Untuk semester pendek kami sediakan dengan koordinasi dari para Mahasiswa, namun dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi, kalau memang ingin silahkan di usulkan kepada Wakil Dekan I untuk di tindak lanjuti, dengan catatan SP hanya di bukan di antara semester gasal dan genap. Apabila memungkinkan akan diadakan.
12 Diharapkan soal-soal ujian dibuat berbeda tetapi dengan bobot yang sama.
 Akan di follow up
13 Diharapkan dosen-dosen selalu mengecek presensi mahasiswa di kelas untuk menghindari adanya mahasiswa yang ”titip absen”.
 Akan di follow up

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s